Walau hanya dimainkan di pertengahan babak kedua, performa gelandang senior Inggris, David Beckham, begitu memukau. Ia pun didaulat sebagai Man of the Match atau penampil terbaik dalam laga Inggris kontra Belarus di partai terakhir babak kualifikasi Piala Dunia, Rabu (14/10) atau Kamis dinihari WIB.Pemain LA Galaxy berusia 34 tahun ini masuk di menit ke 58 menggantikan Aaron Lennon. Ia langsung memberikan assist melalui sepakpojok bagi lahirnya gol kedua Inggris yang dicetak Shaun Wright-Phillips di menit ke 60. Pertandingan itu sendiri berakhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Inggris. Dua gol lainnya dicetak oleh Peter Crouch di menit ke-4 dan 70.
Karena penampilannya yang impresif itu, Beckham mendapatkan penghargaan sebagai man of the match di akhir pertandingan.
Pelatih Fabio Capello, yang mengaku kagum dengan penampilan Beckham malam itu mengatakan, penghargaan yang diraih Beckham itu cukup mengejutkan karena dia hanya bermain 30 menit. Capello pun mengibaratkan Beckham seperti Barack Obama, Presiden Amerika Serikat, yang mendapatkan Nobel perdamaian hanya beberapa bulan setelah ia menjadi presiden.
"Terus terang saya kaget," ungkap Capello usai pertandingan tentang penghargaan pemain terbaik untuk Beckham tadi. "Mendapatkan penghargaan setelah hanya bermain selama 30 menit? Kayaknya seperti Obama yang mendapat Nobel setelah hanya sembilan bulan menjadi Presiden Amerika Serikat."
Pernyataan Capello itu tentu saja tidak bermaksud meremehkan Beckham atau menyindir panitia pemberi penghargaan. Justru sebaliknya, itu sebagai ungkapan kekaguman dia atas Beckham yang selalu ingin tampil sempurna di setiap pertandingan, tanpa peduli berapa lama dia dimainkan.
"Apakah David Beckham bermain untuk lima, 10, 15 menit atau setengah pertandingan, dia selalu bermain dengan sangat fokus. Beberapa pemain kesulitan saat baru dimasukkan, tapi Beckham melakukannya dengan baik," jelas Capello.
***






