Senin, 12 Oktober 2009

Tekad Drogba Bawa Pantai Gading ke Final PD 2010


ABIDJAN--Bomber atraktif, Didier Drogba, punya target fantastis, membawa Pantai Gading lolos ke final Piala Dunia (PD) 2010 Afrika Selatan. Drogba sudah melewati tahap awal dengan mengantarkan negaranya lolos ke putaran final setelah bermain imbang 1-1 melawan Malawi.

Drogba ingin Pantai Gading menoreh prestasi tinggi, dan tak hanya sekadar berpartisipasi di Afrika Selatan.

"Ini akan jadi sebuah tantangan," tutur Drogba seperti dikutip ESPNstar, Senin (12/10). "Mencapai final tidak akan mudah karena ada beberapa tim hebat seperti Brasil dan Jerman yang sudah memenangkan Piala Dunia selama bertahun-tahun."

Striker Chelsea ini adalah salah satu pemain terbaik Afrika saat ini. Satu golnya ke gawang Malawi, pekan lalu, membantu timnya menjuarai Grup E dan mengikuti jejak Ghana yang terlebih dahulu lolos. Dua negara ini akan bergabung dengan tuan rumah Afrika Selatan serta tiga tim lain sebagai wakil Afrika.

Meski impiannya sulit diwujudkan, Drogba tidak ingin menyerah begitu saja. "Saya bersama rekan setim ingin membuat sejarah dan ingin mengubah cara pandang dunia melihat sepak bola Afrika. Saya berharap kami akan jadi tim yang melaju ke final dan memenangkan kompetisi ini," ucapnya ambisius.

Pemain terbaik Afrika 2006 ini mengaku puas dengan perbaikan stadion Piala Dunia di Afrika Selatan. Sebelumnya, pembangunan stadion sempat terganggu dengan pemogokan pekerja. Drogba bangga Afrika akhirnya mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia.

"Mari lakukan semuanya untuk menunjukkan kepada orang-orang sebuah Afrika yang berbeda. Saya pernah ke Afrika Selatan untuk bermain di Piala Konfederasi dan semuanya sempurna. Stadion bagus dan orang-orang di Afrika Selatan sangat bersahabat," puji Drogba.

Rekan satu tim Drogba, Yaya Toure juga mengungkapkan kegembiraaan atas lolosnya Pantai Gading untuk kali kedua setelah Piala Dunia 2006 Jerman. Ia berharap bisa melangkah lebih jauh dibandingkan tiga tahun lalu. Kala itu, Pantai Gading tersisih karena bergabung di grup berat bersama Argentina, Belanda, dan Serbia Montenegro.

"Tidak akan mudah karena tidak ada tim kecil di kompetisi ini. Setiap tim kompetitif dan akan jadi sebuah tantangan jika kami bermain melawan tim seperti Brasil dan Argentina," kata Yaya.

Yaya menyebutkan timnya bermain cukup baik di Jerman. Hanya, Pantai Gading tidak beruntung karena bergabung dengan Argentina dan Belanda di Grup C sehingga gagal melaju ke babak berikutnya.

Gelandang Barcelona ini yakin timnya belajar banyak dari kegagalan Piala Dunia 2006. "Peluang terbuka lebar untuk melakukan hal lebih baik di Afrika 2010 nanti. Mungkin kami bisa mencapai perempatfinal dan kemudian semifinal. Itu sesuatu yang bisa kami capai," katanya.

Pelatih Pantai Gading Vahid Halilhodzic tidak ketinggalan mengungkapkan rasa optimistisnya. "Kami sangat bangga bisa berpartisipasi di Piala Dunia untuk kali kedua. Kali ini akan lebih baik," ucapnya yakin. isr/eye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar